Profil

LATAR BELAKANG

Pendirian Sekolah Dasar Laboratorium Percontohan UPI berawal dari lembaga bentukan FKIP, yaitu Lembaga Pembinaan Curriculum (LPC). Pada tahun 1960 mendirikan Taman Kanak-Kanak dan kemudian menyusul pada tahun 1964 didirikan pula Sekolah Dasar yang semuanya berfungsi sebagai Laboratory School. Pada tahun 1974 pemerintah menyelenggarakan Proyek Perintis Sekolah Pembangunan (PPSP). Dengan proyek ini SD Laboratorium Percontohan UPI berubah fungsi menjadi Perintis Sekolah Pembangunan dibawah pengelolaan PPSP sampai tahun 1984 dan tahun 1986 Sekolah Dasar dijadikan Sekolah Dasar Percobaan Negeri Setiabudhi yang sementara berlokasi di kampus UPI. Sekolah Dasar Laboratorium Percontohan merupakan kebutuhan bagi UPI untuk mengkaji, mengembangkan dan melakukan pengujian berbagai inovasi serta temuan-temuan dalam bidang ilmu pendidikan, baik tatanan model dan teori maupun praktis pendidikan. Sekolah Laboratorium Percontohan UPI diresmikan oleh Menteri Pendidikan Nasional Indonesia pada tanggal 20 Oktober 2003 bertepatan dengan Dies Natalis Universitas Pendidikan Indonesia yang ke-49.

 

TUJUAN:

1. Menjadi pusat keunggulan UPI (center of excellence) dan etalase UPI dalam mengimplementasikan berbagai teori dan konsep pendidikan dan pembelajaran.

2. Memberikan layanan pendidikan yang bermutu dan berkeadilan.

3. Menjadi wahana bagi dosen dan mahasiswa dalam meningkatkan kompetensi calon guru.

4. Menjadi percontohan dalam pengembangan profesi guru melalui “collaborative teaching and research”.

5. Menghasilkan lulusan yang religius, cerdas, terampil dan berkepribadian.

6. Menghasilkan lulusan yang berprestasi dalam kegiatan non akademik melalui kegiatan ekstrakurikuler.

7. Menghasilkan lulusan yang berwawasan kearifan lokal, peduli lingkungan, literat dan melek teknologi.

8. Menghasilkan lulusan yang mempunyai dasar pengetahuan dan keterampilan kompetensi pengembangan minat dan bakat dalam dirinya.

About the Author